Selasa, 11 Desember 2012

Pengetahuan Sedikit Tentang Narkoba


Beberapa Macam Narkoba  Ekstasi

Ekstasi merupakan nama populer dari MDMA ( Mettylane Diory Amfetamin. Obat ini di kemas dalam bentuk tablet - tablet kecil berwarna putih atau kuning. Oleh para pemakai, ekstasi sering disebut SPEED, INEKS, dll. Cara memakannya dengan menelan tabletnya. Sekitar kurang lebih 40 menit setelah ditelan obat ini langsung bereaksi.

Yang dirasakan pemakai / ciri - ciri adalah:

* Lebih percaya diri, banyak bicara

* Lebih bergembira dan riang

* Bila dinikmati sambil mendengarkan musik yang hingar bingar semacam House Music maka pengguna tak henti - hentinya bergoyang alias TRIPPING.

Stamina pemakai bertambah kuat / tidak merasa lelah

Efek pecandu jika tidak memakainya:

Tekanan darah dan denyut jantung bertambah tinggi dan cepat

Mengeluarkan banyak keringat

Dagu dan gigi bergetar, Perasaan kacau, Sering gemetaran

* Sering merasa cemas dan paranoid

* Tidak mau makan, badan kurus dan pupil mata akan melebar

* Sering merasa lelah, tidur panjang atau malah tidak bisa tidur samasekali dan depresi berat

* Dapat menimbulkan serangan jantung, daya fisik dan pikir merosot tajam

* Kematian

Hati - hati ! Bila Anda pergi ke diskotik dan Mall, karena penjualan sering terjadi disana. Bahkan sekarang sudah masuk ke sekolah - sekolah dengan berkedok Pil Membuat Pintar.

SHABU - SHABU

Bentuknya seperti bumbu masak, kristal kecil - kecil berwarna putih/kuning, tidak berbau. Biasanya di gunakan dengan cara ditaruh diatas kertas alumunium, dipanaskan kemudian di hisap dengan alat bantu botol yang diberi seperti sedotan yang biasa disebut Bong

Yang dirasakan pemakai / ciri - ciri adalah:

* Lebih aktif dan banyak ide

* Tidak merasa lelah walaupun sudah bekerja lama

* Mempunyai rasa percaya diri yang besar

* Tidak merasa lapar

Efek pecandu jika tidak memakainya:

* Kurus, Daya fisik dan pikir merosot tajam

* Merusak hati, detak jantung tidak teratur dan pupil ( bulatan hitam ) mata melebar

* Sering gelisah, depresi dan paranoid

* Stroke dan dapat menimbulkan kerusakan dan gangguan organ tubuh terutama Otak, Jantung, Ginjal, kulit dan kemaluan

* Kematian

Dijual belikan di mana - mana. Bahkan sekarang sudah masuk ke salon - salon dan pusat kebugaran dengan berkedok sebagai Obat Pelangsing Tubuh ( Biasanya sudah berbentuk suatu ramuan ).



PUTAW / HEROIN / MORFIN

Putaw adalah heroin kelas empat sampai enam. Putaw berbentuk serbuk kecil - kecil, tidak berbau dan mudah larut di dalam air. Digunakan dengan cara dihisap atau disuntikkan ke dalam tubuh.

Yang dirasakan pemakai / sakaw / sakit karena putaw ciri - cirinya adalah:

* Dapat menimbulkan rasa kenikmatan yang luar biasa

Efek pecandu jika tidak memakainya:

* Tulang dan sendi terasa ngilu, badan kurus, Kelebihan keringat

* Mata berair, hidung berair terus, tidak bisa tidur ( insomnia )

* kepala amat pening, demam dan sering menggigil

* Suka marah - marah, Sulit disuruh mandi dan Kadang disertai diare

* Impotensi pada pria dan gangguan haid pada wanita

* Merusak organ tubuh seperti otak, kulit dan pupil mata ( bulatan hitam ) mengecil

* Daya fisik dan pikir merosot tajam

* HIV / AIDS ( Memakai suntikan yg tdk steril )

* Kematian

Dikarenakan harga PUTAW lumayan mahal maka bisa mengakibatkan pecandu sering menjual barang - barang atau mengambil barang yang bukan miliknya. Seorang pecandu bisa dilihat di sekitar tangan / lengannya ada bekas suntikan.

GANJA / CIMENK / GELE

Ganja juga sering disebut mariuana. Yang dimanfaatkan dari ganja

adalah daunnya yang sudah di keringkan. Penggunaanya ada yang dicampur rokok

atau ganja asli dilinting dan dirokok.

Yang dirasakan pemakai / ciri - ciri adalah:

* Rasa kegembiraan dan menyenangkan

* Juga bisa membuat pemakainya selalu ingin makan dan tidak hirau

dengan lingkungan

* Rasa haus dan mata merah

Efek pecandu jika tidak memakainya:

* Kerusakan pada paru - paru dan otak

* Daya fisik dan pikir merosot tajam

BAGAIMANA KITA BISA KECANDUAN ?



Alasan sebagian orang bagaimana, dimana, atau karena apa mereka pertama kali merasakan atau mengenal Narkotika adalah karena teman, pergaulan, atau masalah pribadi yang sulit untuk dia pecahkan. Salah satu contoh mereka yang mengenal narkotika, karena pergaulan mereka yang di jaman globalisasiini yang berbagai jenis narkotika sudah beredar di negara kita dan sudah menjadi trend yang SALAH di negara lain tetapi tetap mereka contoh. Dari awalnya hanya mencoba - coba karena gengsi apabila mereka menolaknya atau cenderung malu apabila mereka dibilang penakut atau alasan lainnya. Ini merupakan tindakan yang sangat fatal karena dengan mencoba narkotika sekali saja maka tidak tertutup kemungkinan akan mencobanya lagi di waktu yang akan datang, Apalagi jikalau sesudah mencobanya pada pertama kali mereka merasakan sesuatu yang menyenangkan. Tanpa mereka sadari mereka sudah menikmatinya setiap saat / merasa kecanduan dan mereka tidak bisa mengontrol diri mereka sendiri dan narkotikalah yang mengontrol cara pikir mereka. Karena hanya kenikmatannya saja yang mereka pikirkan tanpa memikirkan akibatnya yang benar - benar fatal, Akhirnya cara berpikir mereka sudah pada tahap yang benar - benar sempit tanpa pertimbangan yang matang. Yang mereka pikirkan hanya bagaimana caranya mendapatkan Narkotika tersebut dan menikmatinya. Di dalam tahap ini mereka sudah di dalam tahap kecanduan. Berbagai cara di pakai oleh mereka yang sudah dalam tahap kecanduan untuk mendapatkan narkotika, Apalagi jika mereka tidak mempunyai uang untuk membelinya. Di dalam tahap ini pecandu benar - benar pikirannya sudah dikuasai oleh narkotika. Dan tanpa sadar mereka melakukan perbuatan negatif lainnya seperti mencuri, dll. Kebebasan mereka sudah direbut oleh narkotikasebab kemanapun mereka pergi mereka memerlukan narkotika.



AKIBAT MEMAKAI NARKOBA.

Akibat memakai narkoba sebenarnya banyak sekali diantaranya adalah otak tidak berfungsi sebagaimana semestinya, organ di dalam tubuh rusak, impoten pada pria, gangguan haid dan alat reproduksi pada wanita, HIV / AIDS dan yang paling mengerikan adalah kematian. Jika seorang pecandu tidak memakai narkotika maka akan merasakan seluruh tubuh sangat sakit sekali. Seorang pecandu sangat besar sekali tertular HIV / AIDS. Karena kadangkala mereka mempergunakan alat suntik secara bersamaan dengan seseorang yang sudah terkena HIV / AIDS. Dan bagi seorang pecandu wanita, Jikalau mereka tidak mempunyai uang untuk membeli narkotik, Kadangkala mereka mempergunakan tubuh mereka untuk mendapatkannya. Mereka melakukan hubungan sex bebas untuk mendapatkan narkotika, Hal ini bisa menyebabkan seorang pecandu terkena HIV / AIDS. Dan jikalau mereka masih mempergunakkan narkoba ketika mengandung anak, Kemungkinan besar anak yang akan dilahirkannya akan mengalami kecanduan juga.

Dan karena seorang pecandu terus menerus mengkonsumsi narkotika bisa mengakibatkan berbagai sistem di dalam tubuh menjadi rusak / tidak bekerja sebagaimana semestinya. Dikarenakan seorang pecandu seringkali tidak merasa puas maka pecandu akan menambah terus dosis yang dipakainya. Hal ini bisa menyebabkan seorang pecandu mengalami over dosis dan meninggal dunia.

Sebenarnya masih banyak sekali akibat yang ditimbulkan karena memakai narkotika dan jikalau dijelaskan satu persatu di sini akan menghabiskan berlembar - lembar halaman.

MOTIF

Banyak motif yang bisa mengakibatkan seorang remaja terjerumus ke dalam Narkoba. Tetapi yang paling sering dijumpai diantaranya adalah :

* Motif ingin tahu. Banyak remaja mempunyai sifat selalu ingin tahu dan ingin mencoba sesuatu yang belum atau kurang diketahui dampak negatifnya, termasuk NARKOBA. Sifat ini akan semakin berbahaya jikalau didukung oleh dorongan dari teman - temannya atau kelompoknya.

* Sifat coba - coba. Sifat ini mendapat angin, Bila ke 2 orangtuanya terlalu sibuk hingga kurang memperhatikan anaknya atau akibat broken home sehingga mengakibatkan kurang kasih sayang. Dalam keadaan ini, Remaja mencari suatu pelarian yang bisa membuat dirinya merasa bahagia.

* Banyak orangtua ingin " membahagiakan " anaknya dengan memberi fasilitas dan uang berlebihan. Bersamaan dengan tidak adanya perhatian dan kasih sayang, Kelebihan fasilitas dan uang itu di salahgunakan untuk memuaskan rasa ingin tahunya.

SUGESTI

Sesuatu yang sulit sekali dihilangkan dari seorang pecandu adalah sugesti. Sugesti inilah yang membuat seseorang selalu mempunyai keinginan untuk terus memakai NARKOBA. Kadangkala seorang pecandu walaupun sudah sembuh atau sudah bersih dari NARKOBA tetap mempunyai keinginan untuk balik lagi memakai NARKOBA dan akhirnya terjerumus lagi di dalam NARKOBA, Hal inilah yang biasa disebut sugesti.

Hal inilah yang paling sulit sekali di hilangkan oleh para pecandu terutama bagi pecandu putaw. Rasa sugesti sangat sekali dihilangkan dan seringkali muncul di pikiran pecandu walaupun pecandu sudah dibawa ke dokter / rehabilitas. Untuk menghilangkan rasa sugesti, Seorang pecandu sangatmembutuhkan kita sebagai temannya atau orangtuanya untuk membantunya. Dan sangat lebih baik jika pecandu setelah pulang dari pusat rehabilitas / badannya sudah tidak ketagihan lagi, Tidak diperkenankan bertemu dengan teman - temannya yang masih memakai NARKOBA agar pecandu tidak lagi mempunyai keinginan untuk memakai NARKOBA lagi.

PERAN ORTU DALAM MENANGGULANGI NARKOBA



Orangtua adalah senjata paling efektif dalam menanggulangi Narkoba, Karena orangtua adalah guru dan teladan. Orangtua harus dapat menjalin hubungan komunikasi / kasih yang efektif terhadap anaknya. Memberi semangat dan kasih sayang terutama pada saat menghadapi kesulitan, membantu menaikkan citra diri yang positif dan memberi contoh teladan yang baik kepada anak - anaknya.

Diskusikanlah dengan anak - anak remaja Anda tentang bahayanya Narkoba. Lebih baik dimulai sejak duduk dibangku SD. Pembicaraan dari hati ke hati terus dilakukan sampai Si Anak dewasa sehingga komunikasi tetap lancar. Kesedian Orangtua untuk mendiskusikanserta mendengarkan anak remaja Anda sangat penting untuk menimbulkan kepercayaan anak sehingga anak remaja bisa memulai mengembangkan harga diri, percaya bahwa mereka cerdas, berharga dan mampu membuat keputusan menyatakan " TIDAK " untuk mencoba Narkoba.

Oleh sebab itu Orangtua dituntut harus sanggup memberi petunjuk hidup kepada anak, mengenai etika dan moral. Nilai - nilai itu harus dijadikan sumber hidup dan keselamatan. Jadi Orangtua harus benar - benar hidup beriman. Jangan hanya menampakkan imannya kalau sedang berada di tempat ibadah saja.

YANG DAPAT DILAKUKAN OLEH PARA ORANGTUA GUNA MENJAUHKAN ANAKNYA DARI NARKOBA

1. Bantu mereka untuk berpikir positif tentang dirinya.

Anak - anak sering menggunakan obat agar merasa " Tinggi " dan hebat tentang dirinya. Mereka mengalami rasa enak dan percaya diri, Akan tetapi hal ini hanya bersifat sementara dan sering berakibat penyalahgunaan dalam jangka waktu panjang bahkan dapat membawa kematian.

Untuk meningkatkan kepercayaan dirinya, Cobalah hal - hal berikut ini :

* Berilah pujian dan dorongan,Ungkapkan penghargaan dengan kata-kata seperti

"Terima Kasih atas bantuannya !", "Kamu telah mencoba ",dll

* Tunjukkan rasa sayang dengan mendekap, memeluk dan dengan menyentuhnya.

Jangan menganggap Anak Anda mengetahui besar cinta Anda padanya. Oleh sebab itu, Anda perlu menyatakan cinta Anda dengan tindakan tetapi jangan terlalu berlebihan. Cintailah Anak Anda sepenuhnya. Ciptakan lingkungan dimana dia merasa diterima. Jika perlu kriik tingkah lakunya, tetapi jangan membentaknya di depan umum.

* Lewatkan waktu bersama Anak Anda. Ajaklah dia bicara, membaca dan melakukan aktifitas bersama. Hindarilah penggunaan TV sebagai penjaga Anak Anda.

* Berikan tanggung jawab kepada Anak Anda. Buat dia terlibat dalam pekerjaan rumah tangga. Hal ini akan membuat dia merasa dihargai dan berguna.

Seringkali penyalahgunaan Narkoba disebabkan oleh kurangnya komunikasi antara Orangtua dan Anak. Anak merasa diabaikan dan tidak dicintai oleh Orangtuanya.

2. Ajari mereka fakta - fakta tentang Narkoba.

Anak - anak sering mencoba Narkoba dikarenakan oleh keingintahuan dan penolakan. Tetapi dengan mengetahui bahaya dan akibat dari penyalahgunaan obat - obat terlarang, maka diharapkan mereka tidak akan pernah mencobanya.

APA YANG ANDA BISA PERBUAT ?

* Manfaatkan informasi yang ada dimasyarakat untuk lebih mengetahui tentang penyalahgunaan Narkoba. Dengan mengetahuinya lebih baik, Anda dapat membantu mereka memahaminya dan memeranginya. Ini akan memberi pengetahuan bagi Anda saat mendiskusikan masalah - masalah dengan anak Anda.

* Gunakan saat yang tepat untuk mengajar anak Anda mengenai masalah Narkoba.

Sebagai contoh, Saat dilingkungan Anda ada seminar / pertemuan mengenai masalah Narkoba, Sebaiknya Anda datang dengan seluruh keluarga dan setelah selesai, Dirumah Anda bisa mendiskusikan kembali dengan seluruh anggota keluarga.

* Dengan Anak yang lebih tua, Sampaikan ide, perasaan, dan nilai - nilai yang Anda miliki. Anak - anak yng lebih tua cenderung mengutarakan pemikiran mereka dan mengekspresikan apa yang mereka pikirkan dan ketahui.

Mereka lebih cenderung melawan kepercayaan tradisional dan kekuasaan. Mereka ingin beragumen dan bereaksi. Terangkan pemikiran Anda mengenai Narkoba, Namun lakukan tanpa menggurui. Ikuti dengan memberi contoh - contoh yang bisa dipertanggung jawabkan. Katakanlah pada Anak Anda supaya jangan tergantung pada obat apapun bila tidak diresepkan oleh dokter dalam membantu mereka rileks, mengatasi stress, tidur atau menurunkan berat badan.

* Buat peraturan dengan konsekuensi yang jelas. Jangan lindungi AnakAnda dari konsekuensi akibat dari tidak mematuhi peraturan. Disiplin yang konsisten di segala tindakan akan memberi kesan bahwa penyalahgunaan obat bukanlah hal yang bisa dibenarkan.

* Anjurkan pilihan yang lebih sehat ketimbang pemakaian obat terlarang. Sarankan untuk berolahraga, menyalurkan hobi dan bentuk rekreasi lainnya.

TIPS UNTUK BERKOMUNIKASI DENGAN ANAK ANDA

Komunikasi yang efektif antara orangtua dan anak tidaklah selalu mudah. Kedua belah pihak memiliki gaya komunikasi dan respon yang berbeda dalam percakapan. Saat yang tepat dan suasana turut menentukan keberhasilan komunikasi. Sayangnya, Saat yang tepat dan suasana hati terkadang tidak muncul secara bersamaan. Para orangtua harus memilih saat untuk berbicarapada Anak Anda dengan cara yang perlahan dan tidak tergesa - gesa.

Tips berikut mungkin dapat membantu :



1. MENDENGARKAN

* Memperhatikan seksama apa yang sedang diceritakannya

* Jangan memotong pembicaraannya

* Jangan mempersiapkan apa yang hendak dikatakan kemudian pada saat anak sedang berbicara

* Tunda memberi penilian hingga anak Anda selesai bicara dan meminta respon Anda



2. MEMANDANG

* Perhatikan ekspresi wajah anak Anda dan bahasa tubuhnya. Denganmembaca tanda - tanda ini akan membantu orangtua mengetahui bagaimana perasaan si Anak

* Selama percakapan, Pahami apa yang sedang dikatakan oleh si anak,geser tubuh Anda kedepan bila Anda dalam posisi duduk, sentuh bahunya bila sedang berjalan atau beri anggukan dan lakukan kontak mata



3.MERESPON

* " Saya sangat prihatin tentang..." atau " Saya mengerti bahwa terkadang sulit ..." merupakan cara merespon yang lebih baik daripada memulai kalimat dengan " Kamu seharusnya ... " atau " Seandainya saja jadi kamu ..."atau " Ketika saya seumur kamu, Kami tidak pernah..."

* Walaupun anak Anda mengatakan sesuatu yang Anda tidak suka dengar, Jangan abaikan ucapannya

* Jangan berikan nasehat untuk setiap pernyataan yang ia buat. Lebih baik mendengar dengan cermat apa yang sedang diutarakan dan berusaha memahami perasaan yang sesungguhnya dibalik kata - kata itu.

* Pastikan bahwa Anda memahami apa yang anak Anda maksudkan. Ulangi ucapannya demi kepastian

Kesimpulan adalah Orangtua harus bisa menjadi :

1. Pembimbing. Orangtua harus bisa membimbing dan memberi contoh yang baik bagi anak - anaknya. Sebab setiap anak pasti mencontoh apa saja yang dilakukan kedua orangtuanya. Oleh sebab itu orangtua diharapkan memberi bimbingan dan memberi contoh yang baik ke anak mereka

2. Pendengar yang baik. Orangtua yang baik adalah orangtua yang tidak hanya mengharuskan anak - anaknya mendengarkan apa saja perkataan mereka tetapi orangtua dituntut juga agar bisa mendengarkan apa saja permasalahan anak anaknya

3. Sahabat yang baik. Orangtua juga dituntut agar bisa menjadi sahabat anak - anaknya agar mereka bisa menceritakan semua masalah mereka.

APA YANG DILAKUKAN BILA ANAK ANDA KEDAPATAN TELAH TERLIBAT NARKOBA ?

* Bersikaplah tenang

* Bersikaplah objektif

* Bertindaklah secara sportif dan sabar dan memahami pada saat Anda menjelaskan bahaya penyalahgunaan Narkoba

* Biasanya penyalahgunaan obat merupakan gejala dari masalah yang sudah berakar yang perlu diselidiki dan diatasi secara kekeluargaan

* Tapi yang lebih penting, Anda harus mencari bantuan seseorang profesional dari dokter keluarga Anda atau seorang konselor yang terlatih

OPINI.

Pada era globalisasi ini, Dibanyak negara baik negara maju maupun negara kembang semakin banyak masalah tak tekecuali dengan negara kita. Salahsatu masalah yang hingga saat ini di banyak negara termasuk Indonesia merupakan masalah serius adalah masalah narkoba. Masalah ini sangat mengkhawatirkan sehingga seperti tidak ada jalan keluarnya karena sudah memasuki sekolah - sekolah, kampus bahkan orang - orang yang sudah mempunyai pekerjaan mapan dapat terpengaruh memakai narkoba.

Menghindari Narkoba/Naza



(Narkotika, Alkohol & Zat Adiktif)
Metode
Prof. Dr. dr. H. Dadang Hawari, Psikiater
“Mereka bertanya kepadamutentang khamar (alcohol/minuman keras) dan judi : “Pada keduanya itu terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya” (Q.S. Al Baqarah, 2 : 219).
“Setiap zat, bahan, atau minuman yang dapat memabukkan dan melemahkanakal sehat adalah khamar dan setiap khamar adalah haram”. (H.R. Abdullah bin Umar r.a).
KIAT MENGHINDARI NARKOBA/NAZA
(Narkotika, Alkohol & Zat Adiktif)
1. Yang dimaksud dengan NAZA adalah Narkotika (ganja, heroin / “putaw”, kokain), Alkohol (minuman keras), Amfetin (misalnya : ekstasi,”shabu-shabu’, inex), tembakau (rokok) serta zat adiktif lainnya, yang menimbulkan ketagihan dan ketergantungan.
2. Mengkonsumsi NAZA akan mengakibatkan gangguan pada sinyal penghantar saraf (neuro-transmitter) sel-sel saraf otak, sehingga pikiran, perasaan danperilakunya atau akal sehatnya menjadi terganggu (error). Atau dengan kata lain naza mengakibatkan gangguan mental dan peilaku.
3. Seseotang yang mengkonsumsi naza tidak lagi dapat membedakan mana yang mudharat dan mana yang manfaat, mana yang baik dan mana yangburuk, mana yang halal dan mana yang haram, mana yang boleh, serta mana yang melanggar hukum dan yang tidak melanggar hukum.
4. Secara umum gangguan mental dan perilaku akibat mengkonsumsi nazaadalah sebagai berikut:
a. Meninggalkan ibadah yang semula rajin
b. Berbohong yang semula jujur
c. Membolos yang semula rajin
d. Meninggalkan rumah (minggat)
e. Bergaul bebas (seks bebas/perzinaan)
f. Menjual barang, mencuri, tindak criminal
g. Prestasi belajar merosot (drop out)
h. Melanggar disiplin yang semula taat
i. Merusak barang-barang alat rumah tangga
j. Mengakali dan melawan orang tua
k. Pemalas (enggan merawat diri)
l. Suka mengancam, tindak kekerasan, berkelahi
m. Sering mengalami kecelakaan lalu lintas.
5. Komplikasi medik yang terjadi pada NAZA antara lain penyakit jantung, paru liver, ginjal, HIV/AIDS dan organ tubuh lainnya.
6. Kematian pecandu NAZA terutama disebabkan karena overdosis, komplikasi medic, perkelahian dan kecelakaan/kecelakaan lalu lintas.
7. Untk menghindari NAZA maka jangan mencoba-coba, sebab sekali mencoba-coba, sebab sekali memcoba bagaikan ikan kena pancing (kail) dan sukar melepaskan diri, yang pada gilirannya jatuh dalam ketergantungan dengan segala akibatnya.
8. Hindari rokok, karena rokok adalah pintu pertama ke NAZA; rokok termasukzat adiktif (menimbulkan ketagihan/mental adiktif). Rokok sudah mendapat peringatan dari pemerintah.
9. Oleh karena itu matikan rokok anda sebelum rokok mematikan anda.
10.   Kalau rokok sudah diperingatkan oleh pemerintah, maka sudah seharusnya alkohol (minuman keras) pun mendapat peringatan keras dari pemerintah.Alkohol merupakan provokator bagi tindak kriminal (perkosaan, pembunuhan, kerusuhan dan tindak kekerasan lainnya).
11. Karena NAZA hukumannya haram, maka mencoba-coba tidak boleh, meskipun sedikit apalagi banyak.
12. Orangtua hendaknya memantau perkembangan/pergaulan putera-puterinya serta menanamkan sejak dini bahwa NAZA haram sebagaimanababi hukumannya haram.
13. Hati-hati dalam pergaulan dan memilih teman, sebab kebanyakan dari mereka yang mencoba-coba berawal dari pengaruh teman. Kalau anda bergaul dengan tukang kembang, ikut wangi; kalau bergaul dengan tukang ikan, ikut amis.
14. Jadikan diri anda bagaikan ikan di laut, air lautnya asin tetapi ikannya tidak.
15. Prinsip berobat bagi mereka yang sudah terlanjur mengkonsumsi NAZAadalah berobat dan bertobat, dengan metode sistem terpadu yaitu terapi medis, psikologis, sosial dan agama (bio-psiko-sosial-spritual, WHO 1984).
16. Segeralah bertobat dan berobat sebelum anda terperangkap atau mautmenjemput.
17. Untuk menghindari kekambuhan, hindari pergaulan dengan teman-teman pemakai, kalau timbul sugesti (craving) atau stress (frustasi) segera ke dokter jangan ke Bandar.
18. Hasil penelitian (Hawari, 2001):
a. Dark number = 10, artinya 1 pecandu naza jenis opiate (heroin, “putaw”) yang terdata terdapat 10 orang lainnya yang ada di masyarakat (tidak terdata).
b. Angka kematian pada pecandu naza jenis opiat (heroin, “putaw”) karena over dosis mencapai 17,16%.
c. Komplikasi medic pecandu naza jenis opiat (heroin, “putaw”) berupa kelainan paru (bronchitis, brochopnuemonia) 53, 37%; gangguan fungsi liver 55,10% hepatitis C 56,63%.
d. Kekambuhan (angka rawat inap ulang) dari 2.400 pecandu naza jenis opiat (heroin, “putaw”) selama 2 tahun, yang kambuh 293 atau 12,215.
e. Dari 293 (12,21%) kekambuhan disebabkan karena:
- Pengaruh teman 171 (58,36%)
- Sugesti 68 (23,21%)
- Sters, frustasi 54 (18,43%)
f. Hubungan antara kekambuhan dengan ketaatan beribadah:
- Rajin beribadah 20 (6,83%)
- Kadang-kadang 63 (21,50%)
- Tidak beribadah 210 (71,67%)
19. Prinsip penanggulangan NAZA adalah (a) supply reduction (memberantas peredaran NAZA) dan (b) demand reduction (tidak mengkonsumsiNAZA/say no to NAZA).
20. Pemerintah dan aparat hendaknya menegakkan hukum dengan tegasterhadap pelanggaran NAZA (penyelundupan, produsen dan pengedar). Sebab, banyaknya dan mudahnya NAZA diperoleh menyebabkankekambuhan.
21. Tehadap pemakai/pecanduyang merupakan korban/pasien NAZA. Hendaknya menjalani terapi dan rehabilitasi dengan sistem terpadu (bio-psiko-sosial-spritual, WHO 1984).
22. Metode ini telah diakui oleh PBB sebagai metode ang berhasi (successful intervention, treatment and aftercare program), dipublikasikan olehUnited Nations Office On Drugs And Crime, UN, New York, 2003.

Ciri-Ciri Kecanduan Putaw"

FENTANYL / PUTAW (ALPHAMETHYLFENTANYL) Orang Indonesia banyak menyangka bahwa putaw sama dengan heroin kelas bawah, padahal heroin merupakan narkotik jenis opioid yang diproses dari getah opium yang terlebih dahulu dijadikan morphine, sedangkan putaw adalah 100% narkotik opioid sintetik alias designer drug. Oleh karena dihasilkan melalui proses sintetik maka harga putaw-pun lebih murah ketimbang heroin dan morphine sehingga harganya terjangkau bagi kalangan menengah orang Indonesia yang memiliki tingkat pendapatan rendah. Walaupun dengan harga yang lebih murah akan tetapi kekuatan bius dari putaw jauh melebihi morphine, yaitu kurang lebih 100x lipat lebih kuat walaupun efek euphorianya kalah kuat ketimbang morphine dan heroin. Salah satu ciri khas yang membedakan antara pemakai putaw dan heroin/morphine adalah pada putaw si pemakai akan merasakan gatal-gatal terutama pada kulit bagian muka dan hidung sedangkan pada heroin/morphine tidak. Cara pemakaian putaw antara lain dimakan, dihisap melalui hidung, dibakar diatas kertas aluminium lalu dihisap asapnya, dicampur dalam rokok, dan disuntik langsung ke pembuluh vena. Umumnya semakin seseorang kecanduan putaw, ia akan segera beralih ke cara penyuntikan, pemakaian jarum suntik secara bergantian akan sangat rentan tertular HIV dan Hepatitis B/C. Penyuntikan putaw sangat rentan dan berakibat overdosis, karena putaw yang beredar di pasar gelap tidak bisa dipastikan kadar kemurniannya. Overdosis putaw sering berakibat pada kematian jika tidak ditangani dengan cepat. karena si pemakainya tidak bisa bernafas. Putaw tergolong jenis narkotik yang paling cepat menimbulkan efek kecanduan (bahkan lebih cepat dari heroin) baik kecanduan secara fisik (sakaw) maupun secara psikologis (sugesti untuk memakainya lagi). Kecanduan fisik yang ditimbulkan dari putaw juga sangat menderita dan berbahaya (bisa menyebabkan komplikasi dan kematian), sedangkan kecanduan psikologisnya juga sangat kuat dan tahan lama meskipun seseorang telah berhenti memakainya selama puluhan tahun. Ciri-ciri dari sakaw antara lain: 1. tulang dan sendi terasa sangat ngilu dan meriang 2. sakit kepala, demam, dan kadang diare/muntah-muntah 3. mata dan hidung terus berair 4. mudah kedinginan (menggigil) dan banyak berkeringat dingin 5. depresi dan sangat mudah marah 6. insomnia Pecandu yang sedang sakaw kemungkinan besar akan berbuat kriminal untuk memenuhi kebutuhan putaw-nya. Pemakaian jangka panjang akan menyebabkan penyumbatan oleh kristal-kristal berwarna biru di dalam pembuluh darah di sekitar tangan, kaki, leher, dan kepala sehingga menjadi benjolan keras seperti bisul di dalam tubuh, jika penyumbatan ini munculnya di daerah otak maka besar kemungkinan ia akan mati. Selain itu pemakaian jangka panjang dari putaw juga akan mengakibatkan kebutaan, kerusakan pada organ tubuh seperti liver, ginjal, organ pencernaan, dan paru-paru. Ingat! sekali saja mencoba dapat dipastikan anda akan terjerumus ke dalamnya. Menurut berbagai kesaksian dari para pekerja krematorium (pembakaran jenazah) yang mereka temukan setelah mereka menumbuk jenazah yang telah dibakar dan yang meninggal karena putaw, mereka sering mendapati kristal-kristal kecil dan bentuknya agak panjang berwarna biru terang yang tidak hancur terbakar walaupun telah dikremasi. Hal ini memang belum dibuktikan oleh ilmuwan dan dokter

Kisah Seorang Pecandu : Melawan Adiksi Putaw

Kisah Seorang Pecandu : Melawan Adiksi Putaw

Saya adalah seorang mantan pecandu putaw* yang saat ini masih berada dalam proses pemulihan diri. Saya menempuh cara berobat jalan di salah satu klinik dokter spesialis kesehatan jiwa  (SpKJ) di kota dimana saya berdomisili. Sampai saat ini saya masih rutin memeriksakan diri di klinik dokter tersebut.
Ketika pertama kali saya datang untuk berobat, dokter bertanya alasan apa yang membuat saya datang ke kliniknya. Saya menjelaskan bahwa tujuan saya datang karena ingin mendapatkan pertolongan terkait masalah adiksi yang saya alami. Kemudian menjelaskan semua latar belakang saya sebagai seorang pecandu putaw selama hampir 10 tahun.
Saya sering sekali keluar-masuk panti-panti rehabilitasi, baik itu panti rehabilitasi medis atau tempat-tempat pengobatan dengan basis keagamaan seperti pondok pesantren. Bahkan saya juga menceritakan masa lalu saya yang pernah masuk penjara sampai 2 kali. Tapi semua hal yang pernah saya alami tersebut tidak membuat saya jera, karena di dalam penjara saya masih tetap dapat mengkonsumsi putaw. Dan ketika saya bebas dari penjara pada tahun 2007 lalu, saya masih tetap menggunakan putaw selama beberapa waktu.
Pertengahan 2008, saya memulai proses pengobatan dengan pemeriksaan fisik yang disertai konseling adiksi dan konseling kondisi psikis. Saat pertama kali saya berkonsultasi, dokter menyarankan saya untuk menggunakan terapi subtitusi opiat Buprenorfin selama beberapa waktu untuk mengurangi rasa sakaw*.
Ketika rasa sakaw sudah mulai berkurang, dokter memberi saya 2 macam obat yaitu Calmlet 2 mg dan Amitriptyline 25 mg sebagai pengganti terapi subtitusi Buprenorfin, dengan tujuan mencegah  saya mengalami ketergantungan Buprenorfin.
Selama saya menggunakan 2 macam obat tadi (Calmlet dan Amitriptyline), dokter selalu mengingatkan saya untuk mematuhi aturan yang diberikan. Ia  menekankan bahwa semua cara pengobatan dengan menggunakan jenis obat-obatan apapun, keberhasilannya tetap tergantung dari kemauan saya untuk pulih. Saya diminta taat terhadap aturan yang diberikan oleh dokter.
Alhamdullillah. Dengan mematuhi aturan yang diberikan oleh dokter, saat ini saya sudah dapat mengurangi dosis obat yang harus saya konsumsi setiap harinya. Saat ini saya hanya cukup mengkonsumsi 1 butir Calmlet dan 1 butir Amitriptyline setiap malam sebelum tidur. Sedangkan saat pertama kali saya berobat, pada minggu pertama saya membutuhkan 30 butir Calmlet dan 30 butir Amitriptyline perhari.
Keadaan ini berjalan sampai beberapa minggu hingga akhirnya saya mulai bisa mengurangi jumlah obat yang harus saya konsumsi. Saya mulai bisa mengontrol diri saya.
Yang awalnya saya harus berkonsultasi seminggu sekali, kemudian berkurang menjadi 2 minggu sekali dengan jumlah obat yang mulai berkurang secara bertahap. Hingga pada akhirnya saya hanya berkonsultasi sebulan sekali dengan jumlah obat yang juga disesuaikan, yaitu Calmlet 2 mg dan Amitriptyline 25 mg, masing-masing sebanyak 30 butir untuk keperluan sebulan. Dengan obat sejumlah itu,saya bisa bertahan selama sebulan dan dapat bekerja normal tanpa merasakan ada sesuatu yang “kurang” pada diri saya.
Jika model pengobatan yang sederhana ini bisa berhasil pada saya, saya berharap teman-teman yang masih menggunakan NAPZA dapat mulai mencoba untuk melakukan perubahan pada diri sendiri sekecil apapun itu.
Yakinlah bahwa hal terkecil sekalipun akan membawa menuju suatu perubahan nyata bagi diri sendiri.Dan tetaplah memegang komitmen pada perubahan yang sedang dilakukan. Semoga kisah saya bermanfaat bagi teman-teman pengguna NAPZA dimanapun berada.(YS)

Jenis Dan Bahaya Narkoba

Hypnotic drugs / Pil BK

Pil bk adalah obat-obatan yg bersifat hipnotik dan sedatif yg di sering digunakan dokter untuk mengobati pasien yg menderita insomnia (susah tidur) atau stress berat karena jika dikonsumsi sesuai dengan dosis yg dianjurkan akan membantu membuat si pasien tidur pulas. Akan tetapi pil bk bisa menyebabkan kecanduan jika pemakaiannya dihentikan secara tiba2 yaitu akan menyebabkan si pasien menjadi semakin parah insomnianya, banyak mengalami mimpi buruk, stress, dan otot2 yg mudah keram.Pil bk ini terdiri dari antara lain:
1. barbiturate
2. bromazepam (lexotan)
3. diazepam (valium)
4. flunitrazepam (rohypnol)
5. nitrazepam (mogadon)
6. nitradiazepam (nipam)Jika pil bk dikonsumsi dalam dosis tinggi maka akan mengakibatkan si pemakainya menjadi mabuk teler, dengan ciri2 antara lain:
1. bicaranya gak jelas
2. emosi menjadi labil sehingga mudah marah dan tersinggung
3. menjadi berkepribadian ganda (schizophrenia)
3. berani untuk melakukan hal2 yg tidak mungkin dilakukannya ketika masih sadar
4. lupa akan kejadian saat mabuk pada saat si pemakai menjadi sadarOleh karena harganya yg relatif murah pil bk ini banyak disalahgunakan oleh kalangan masyarakat menengah kebawah.Menurut kesaksian dari para penyalahguna pil bk, ada orang yg memakainya menjadi berani untuk berantem atau bertindak anarkhi, ada yg menjadi berani untuk mengemis, mencuri atau merampok, ada yg menjadi berani untuk mencari teman kencan, bahkan ada pula yg jadi berkeinginan untuk bunuh diri.Khusus untuk jenis rohipnol, oleh karena pil yg satu ini tidak memiliki rasa dan tidak merubah warna ketika ditambahkan ke dalam minuman atau makanan sehingga pil ini sering disalahgunakan untuk memperkosa secara diam2 teman wanita kencannya (date rape drug). Apalagi ditambah dengan efek lupa yg ditimbulkannya setelah korban menjadi sadar sehingga sering menghambat proses penyelidikan korban oleh pihak polisi.Lihat artikel GHB (GammaHydroxyButyricAcid) sebagai tindakan pencegahannya.

Heroin (diacetylmorphine)


Heroin merupakan senyawa semi-sintetik yg dihasilkan dari proses esterisasi molekul morphine dengan 2 molekul acetic acid. Oleh karena molekul heroin memiliki dua gugus acetyl sehingga molekul ini lebih mudah masuk ke dalam otak melalui BBB (blood brain barrier) ketimbang molekul morphine itu sendiri maka dari itu pemakaian heroin melalui proses penyuntikan akan membuat si pemakai akan merasakan ketenangan (peace) dan kesenangan (euphoria) yg lebih tinggi ketimbang morphine serta lebih mudahnya heroin dilarutkan ke dalam air ketimbang morphine.Akan tetapi heroin juga menyebabkan efek toleransi dan kecanduan lebih cepat dari morphine sehingga untuk pemakaian berikutnya dibutuhkan dosis yg lebih tinggi lagi untuk mencapai kenikmatan yg sama dengan sebelumnya.Kecanduan akan heroin meliputi kecanduan fisik dan psikologi. Kecanduan fisik heroin kurang lebih sama dengan kecanduan pada pecandu putaw yaitu rasa meriang di seluruh tubuh, tulang dan sendi2 yg terasa ngilu, demam tinggi, muntah2, dan perut keram. Hanya saja pada kecanduan fisik heroin ditambah pula dengan perasaan gatal yg sangat di dalam aliran darah dan juga otot kaki yg menjadi tidak terkontrol gerakannya sehingga terus menerus akan menendang secara relflek.Sedangkan kecanduan psikologinya meliputi perasaan sugesti yg sangat kuat untuk kembali memakainya bahkan bisa bertahan hingga puluhan tahun setelah berhenti total memakainya, perasaan depresi berat, insomnia, mudah tersinggung dan marah, tidak bisa berkonsentrasi, dan ingin bunuh diri.Selain disuntik heroin juga bisa dipakai dengan cara dibakar lalu dihisap asapnya juga dengan dicampur ke dalam rokok, akan tetapi efektifitasnya jauh berkurang ketimbang dengan cara disuntik sehingga cara penghisapan ini biasanya hanya digunakan oleh para pemula.Kemurnian kadar heroin yg beredar di pasaran sangat bervariasi, dimulai dengan yg hanya memiliki kemurnian 5% hingga yg mendekati 90%, bahkan belakangan ini untuk mengeruk keuntungan yg lebih banyak lagi heroin banyak dicampur oleh pengedarnya dengan bahan opioid sintetik lain yg harganya jauh lebih murah serta kekuatan biusnya yg jauh melebihi kekuatan heroin itu sendiri, bahan ini adalah fentanyl dan turunannya (contoh: alpha-methylfentanyl/putaw, sufentanil, atau bahkan 3-methylfentanyl dan carfentanil/obat bius yg digunakan untuk membius hewan besar liar).Dengan demikian resiko overdosis dari heroin menjadi berkali2 lipat lebih besar oleh karena ketidaktahuan si pecandu akan kadar dan komposisi “heroin” yg akan dipakainya. Selain bahaya overdosis, oleh karena pemakaian jarum suntik secara bergantian maka resiko lain yg juga tidak kalah bahayanya adalah tertularnya penyakit2 menular mematikan seperti AIDS dan Hepatitis B/C.Penyuntikan heroin sering digabungkan dengan cocain yg disebut “speedball” dan ini sangat menambah lagi resiko overdosis dan ketagihan pada si pemakainya. Belakangan ini telah ditemukan bahwa terdapat satu jenis tanaman yg tumbuh di benua afrika yaitu ibogaine yg bisa menyembuhkan kecanduan fisik akan heroin. Akan tetapi kecanduan psikologisnya tetap tidak bisa disembuhkan walaupun si pemakai sudah berhenti berpuluh2 tahun lamanya.

Hashish / hash / getah ganja

Hashish merupakan sari dari tanaman ganja yg diproses dari dikompresnya trikoma2 pilihan dari tanaman ganja sehingga kandungan senyawa THC-nya (tetrahydrocannabinol) lebih tinggi ketimbang daun, pucuk, dan bunga dari tanaman ganja.Pemakaian hashish biasanya dengan cara dimakan langsung, dicampur ke dalam masakan, dibakar dan dihisap asapnya menggunakan bong, atau dioleskan di sekeliling rokok yg akan dihisap.Hashish memiliki efek mirip seperti ganja tetapi lebih kuat ketimbang ganja, yaitu:
1. pikiran jadi lamban / jika diajak berbicara akan lambat respon jawabannya
2. pandangan jadi fokus ke satu titik dengan sekelilingnya jadi buram
3. halusinasi pendengaran terkadang kuping akan menjadi bising atau terngiang2
4. sering bengong alias susah untuk konsentrasi
5. gampang tertawa terbahak2 oleh sesuatu hal yg tidak lucu sekalipun
6. sensitif terhadap sentuhan atau seksMemang THC atau kandungan dari hashish dan ganja tidak menyebabkan kecanduan fisik sama sekali melainkan hanya sedikit kecanduan psikologis saja, akan tetapi pemakaian hasish dan ganja merupakan jenjang menuju ke pemakaian napza lainnya yg jauh lebih berbahaya karena turunnya tingkat kesadaran dalam mengambil keputusan pada saat otak sudah dipengaruhi oleh efek2 diatas.Pemakaian jangka panjang dari THC akan menyebabkan kerusakan permanen pada otak di bagian amygdala (bagian yg berbentuk seperti biji almond yg menjadi pusat emosi) dan hippocampus sehingga terganggunya memori baik jangka pendek maupun jangka panjang serta emosi yg menjadi labil.Kata assassin diambil dari kata hashashin oleh karena di jaman dahulu seseorang pembunuh bayaran di timur tengah akan terlebih mengkonsumsi hashish sebelum dia melakukan tugasnya dalam membunuh.

GHB (Gamma-HydroxyButyricacid) / liquid ecstasy

GHB adalah senyawa yg bersifat anesthetic dan sedatif (cenderung membuat si pemakai mabuk seperti mabuk alcohol).
Dalam kuantitas yg kecil senyawa ini dihasilkan secara alami di dalam sistem saraf setiap manusia dan hewan mamalia serta terkandung juga di dalam berbagai macam buah2an.
GHB juga dihasilkan secara alami dalam jumlah kecil dari proses pembuatan/peragian minuman beralkohol seperti di dalam bir dan wine.
Pemakaian GHB diatas 500mg akan membuat si pemakai merasakan senang, mabuk (seperti mabuk alcohol tetapi mulutnya sama sekali tidak bau alcohol), bisa menikmati musik & goyangan, meningkatnya libido seks dan kemampuan untuk bersosialisasi.
Akan tetapi jika dikonsumsi dalam dosis yg lebih besar (> 3 gram) senyawa ini sangat rentan menimbulkan efek overdosis dan kematian pada si pemakainya.
Ciri-ciri overdosis GHB meliputi:
1. kulit muka terasa mati rasa / kebal
2. muntah2
3. pusing 7 keliling
4. gangguan penglihatan
5. sesak nafas
6. amnesia
7. koma bahkan kematian oleh karena terhentinya pernafasan dan gagal jantung
Jika GHB dicampurkan ke dalam minuman atau makanan, senyawa ini tidak akan merubah warna dari minuman/makanan tersebut, baunya juga tidak akan terlalu tercium dengan jelas, dan rasanya-pun hanya agak keasinan. Oleh karena itu zat ini sering disalahgunakan oleh para lelaki untuk memperkosa teman kencan wanitanya (date rape drug). Ditambah pula efek amnesia yg akan ditimbulkan oleh keracunan GHB sehingga korban menjadi susah untuk mengingat dengan jelas proses pemerkosaan itu.
Overdosis GHB akan menjadi semakin cepat jika dikonsumsi bersamaan dengan alkohol atau obat2an penenang seperti berbagai jenis pil BK. Sudah banyak korban wanita yg meninggal dunia hanya karena ingin diperkosa dengan digunakannya GHB yg ditambahkan ke dalam minuman beralkohol sehingga si pelaku tidak hanya harus menanggung tindak pidana perkosaan bahkan ia juga harus menanggung pidana pembunuhan tingkat 2.
Saran2 yg dapat diberikan sebagai tindakan pencegahannya yaitu:
1. jangan pernah meminum atau memakan sesuatu yg diberikan oleh lelaki yg belum terlalu dikenal apalagi minuman atau makanan yg sudah dibuka
2. selalu ajak teman wanita lain yg bisa dipercaya dan tidak mengkonsumsi alkohol agar dapat membantu mengawasi
3. jangan pernah meninggalkan makanan atau minuman tanpa penjagaan dari teman yg bisa dipercaya, kalau memang terpaksa harus ditinggalkan (misalnya ke toilet) lebih baik jangan dikonsumsi lagi
4. jika sudah berasa ada sesuatu yg tidak beres, secepatnya hubungi orang tua atau rumah sakit terdekat atau pihak yg berwajib.

Fentanyl / putaw (alphamethylfentanyl)

Orang Indonesia banyak menyangka bahwa putaw sama dengan heroin kelas bawah, padahal heroin merupakan narkotik jenis opioid yg diproses dari getah opium yg terlebih dahulu dijadikan morphine, sedangkan putaw adalah 100% narkotik opioid sintetik alias designer drug.
Oleh karena dihasilkan melalui proses sintetik maka harga putaw-pun lebih murah ketimbang heroin dan morphine sehingga harganya terjangkau bagi kalangan menengah orang Indonesia yg memiliki tingkat pendapatan rendah.
Walaupun dengan harga yg lebih murah akan tetapi kekuatan bius dari putaw jauh melebihi morphine, yaitu kurang lebih 100x lipat lebih kuat walaupun efek euphorianya kalah kuat ketimbang morphine dan heroin.
Salah satu ciri khas yg membedakan antara pemakai putaw dan heroin/morphine adalah pada putaw si pemakai akan merasakan gatal-gatal terutama pada kulit bagian muka dan hidung sedangkan pada heroin/morphine tidak.
Cara pemakaian putaw antara lain dimakan, dihisap melalui hidung, dibakar diatas kertas aluminium lalu dihisap asapnya, dicampur dalam rokok, dan disuntik langsung ke pembuluh vena. Umumnya semakin seseorang pemakai putaw kecanduan, ia akan segera beralih ke cara penyuntikan sehingga dengan pemakaian jarum suntik secara bergantian mereka akan sangat rentan tertular HIV dan Hepatitis B/C.
Penyuntikan putaw sangat rentan mengakibatkan overdosis karena putaw yg beredar di pasar gelap tidak bisa dipastikan kadar kemurniannya. Overdosis putaw sering berakibat pada kematian jika tidak ditangani dengan cepat oleh karena si pemakainya menjadi tidak bisa bernafas.
Putaw tergolong jenis narkotik yg paling cepat menimbulkan efek kecanduan (bahkan lebih cepat dari heroin) baik kecanduan secara fisik (sakaw) maupun secara psikologis (sugesti untuk memakainya lagi). Kecanduan fisik yg ditimbulkan dari putaw juga sangat menderita dan berbahaya (bisa menyebabkan komplikasi dan kematian), sedangkan kecanduan psikologisnya juga sangat kuat dan tahan lama meskipun seseorang telah berhenti memakainya selama puluhan tahun.
Ciri2 dari sakaw antara lain:
1. tulang2 dan sendi2 terasa sangat ngilu dan meriang
2. sakit kepala, demam, dan kadang diare/muntah2
3. mata dan hidung terus berair
4. mudah kedinginan (menggigil) dan banyak berkeringat dingin
5. depresi dan sangat mudah marah
6. insomnia
Oleh karena efek sakaw yg begitu menderita maka seseorang pencandu yg sedang sakaw besar kemungkinan akan berbuat kriminal (salah satu contoh : mencuri) untuk memenuhi kebutuhan putaw-nya.
Pemakaian jangka panjang akan menyebabkan penyumbatan oleh *kristal-kristal berwarna biru di dalam pembuluh darah di sekitar tangan, kaki, leher, dan kepala sehingga menjadi benjolan keras seperti bisul di dalam tubuh, jika penyumbatan ini munculnya di daerah otak maka besar kemungkinan ia akan mati. Selain itu pemakaian jangka panjang dari putaw juga akan mengakibatkan kebutaan, kerusakan pada organ2 tubuh seperti liver, ginjal, organ2 pencernaan, dan paru2.
Ingat! sekali saja mencoba dapat dipastikan anda akan terjerumus ke dalamnya.
* Menurut berbagai kesaksian dari pekerja2 krematorium (pembakaran jenazah) yg mereka temukan setelah mereka menumbuk jenazah yg telah dibakar dan yg meninggal karena putaw, mereka sering mendapati kristal-kristal kecil dan bentuknya agak panjang berwarna biru terang yg tidak hancur terbakar walaupun telah dikremasi. Hal ini memang belum dibuktikan oleh ilmuwan dan dokter.

Ecstasy / Inex

Inex adalah sebutan umum dari pil ecstasy. Pil ini mulai menjadi trend dikonsumsi di discotik2 di Indonesia sejak tahun 1990-an. Pada mulanya pil ini hanya diimport dari negara Belanda saja dan kandungan senyawanya pun masih asli yaitu MDMA (MethyleneDioxyMethAmphetamine), sekarang pil2 inex ini sudah banyak yg diproduksi secara ilegal di dalam negeri.
Senyawa MDMA ini mengakibatkan efek2 psikologis sebagai berikut:
1. perasaan senang yg luar biasa
2. hilangnya permusuhan dan rasa ketidak amanan
3. rasa intimasi antara satu sama lainnya sehingga disebut juga love drug
4. rasa empati dan simpati antara satu dengan yg lainnya
5. rasa damai dalam hati dan dihargai oleh orang lain serta meningkatkan percaya diri
6. sensitif terhadap nada, suara, berbagai macam bunyi2an sehingga dapat menikmati musik
7. sensitif dan menikmati sentuhan satu sama lainnya
8. distorsi pandangan
9. energetik yg luar biasa
10. kebiasaan untuk menggeleng2kan kepala dengan kencang (godek) supaya menghasilkan rasa “on” yg lebih tinggi
Sedangkan efek2 fisiknya:
1. dehidrasi serta berkurangnya proses urinasi
2. meningkatnya suhu tubuh dan banyak berkeringat
3. meningkatnya detak jantung dan tekanan darah
4. gerakan pupil dan iris yg tidak terkendali (tertarik ke atas mata)
5. gerakan rahang yg selalu mengigit dan bergesekan
6. sensitif terhadap temperatur sekelilingnya
7. berkurangnya nafsu makan (tidak semua pemakai merasakan ini)
MDMA menyebabkan kecanduan secara psikologis pada sebagian besar pemakainya dan tidak pada segelintir orang yg lainnya, kemungkinan hal ini disebabkan oleh efek “bad trip” yg mungkin terjadi pada orang2 tertentu sehingga membuat mereka jera untuk mengkonsumsinya kembali di lain waktu. Akan tetapi jika seseorang sudah merasakan “high” maka pada saat efek dari MDMA ini mulai drop ia akan merasakan “emosi yg remuk” dan mulai memikirkannya untuk mengkonsumsinya kembali segera atau dalam jangka waktu tertentu (misalnya week-end berikutnya).Pengkonsumsian MDMA secara rutin dapat dipastikan akan terus meningkatkan toleransinya terhadap dosis yg harus dipakai bahkan pada suatu saat ia akan mulai merasakan efek “magic” dari pil ini yg mulai menghilangkan seberapapun banyaknya dosis MDMA yg telah dikonsumsinya.Efek drop dari MDMA dalam jangka pendek mengakibatkan depresi/emosi yg remuk dimulai dari 1-2 hari setelah pemakaian dan bisa mencapai hingga 4-7 hari sesudahnya, menjadi sering kaget ketika tertidur, terganggunya ingatan jangka pendek (short-term memory), sulit berkonsentrasi, penglihatan yg berbayang, dan jaw clenching (gigi yg rasanya selalu terikat dan ingin bergesekan terus menerus).
Sedangkan efek pemakaian jangka panjang mengakibatkan terganggunya fungsi hormon serotonin dan dopamine di dalam otak, terganggunya pula fungsi keseimbangan temperatur tubuh, menjadi sangat pelupa, tidak mampu belajar dan konsentrasi, sulit untuk mengambil keputusan, emosi menjadi labil (mudah panik), paranoia, dan insomnia.
Setelah tahun 1995 dimulailah beredar pil2 inex di pasaran yg kandungannya sudah bukan lagi MDMA murni atau bahkan sama sekali tidak mengandung MDMA melainkan senyawa lain yaitu MDEA (eve 3,4-methylenedioxy-N-ethylamphetamine), MDA (adam 3,4-methylenedioxyamphetamine), DXM (dextromethorphan/bahan obat batuk), ketamine, PCP (Phencyclidine), GHB (gamma-hydroxy butyric acid), LSD, methamphetamine (shabu), ephedrine (bahan obat batuk), caffein, methylsalicylate (bahan pengharum ruangan yg sifatnya toxic), paracetamol, aspirin, cocaine, bahkan bahan yg sangat berbahaya yaitu PMA (paramethoxyamphetamine).
Berbeda dari MDMA, MDEA dan MDA bisa menghasilkan efek halusinasi dan tidak mencapai tingkatan euphoria seperti yg dihasilkan MDMA. Sedangkan DXM, ketamine, dan PCP merupakan zat2 yg bersifat halusinasi dissociative dan mengakibatkan si pemakai tidak bisa mengendalikan dirinya ketika ia mengalami halusinasi karena terputusnya fungsi kesadaran otak dengan fungsi otak bagian lainnya sehingga ia susah untuk membedakan mana yg nyata dan mana yg tidak nyata.
PMA merupakan bahan pencampur/pengganti yg sangat berakibat fatal dan cenderung membuat si pemakai overdosis karena efek “on” yg dihasilkannya terlambat ketimbang MDMA sehingga membuatnya akan mengkonsumsinya lagi atau menambah pil lain yg mengandung MDMA. Overdosis PMA yg dikonsumsi bersamaan dengan MDMA mengakibatkan meningkatnya suhu tubuh secara drastis sehingga sering menyebabkan kematian yg dihasilkan dari hyperthermia (temperatur tubuh yg terlalu panas).Akan tetapi bagi para pencandu berat inex yg sudah tidak bisa lagi merasakan efek “magic” dari MDMA murni akan mulai dengan sengaja mencampur pengkonsumsiannya antara pil2 yg mengandung MDMA murni dengan pil2 lain yg sudah diketahui mengandung Ketamine / DXM / PCP / LSD, oleh karena bahan2 pemalsu ini yg mampu mengangkat efek “on” dari MDMA murni menjadi lebih tinggi dari normal.Ciri2 “on” dari inex campuran ini antara lain:
1. sudah tidak lagi bisa berhura2 dan berjoget2 riang akan tetapi tetap duduk di bangku
2. sudah tidak lagi menggeleng2kan kepalanya dengan kencang melainkan hanya dengan pelan atau termangut2 saja
3. terkadang hanya terdiam kaku di bangku seperti terbengong2 oleh karena halusinasi yg sangat nyata
4. jauh lebih cepat mengalami overdosis dibanding para pemakai MDMA murni

DXM (Dextromethorphan) / Robo-trip

DXM adalah senyawa sintetik yg terkandung di dalam berbagai jenis obat batuk yg bersifat antitussive yaitu jika dikonsumsi dalam dosis yg tepat maka zat ini mampu meredam batuk. Akan tetapi penggunaannya banyak disalahgunakan dengan cara mengkonsumsi lebih dari dosis yg dianjurkan.
Serupa dengan senyawa PCP dan Ketamine, jika DXM dikonsumsi melebihi dosis yg dianjurkan senyawa ini juga bersifat halusinogen dissociative, yaitu dibloknya fungsi kesadaran di dalam otak dan saraf sehingga akan membuat si pemakainya berhalusinasi dan merasakan seperti berada di dalam dunia mimpi dan sukar membedakan antara nyata atau tidaknya halusinasi tersebut. Berbeda dengan halusinasi yg diakibatkan oleh LSD (lysergic acid diethylamide) si pemakainya masih mampu mengontrol tingkat kesadarannya, seperti halnya dia masih bisa mengingat akan siapa dirinya bahkan siapa namanya, sedangkan pada DXM, PCP, dan Ketamine tidak.
Efek2 yg disebabkan oleh DXM jika dipakai melebihi dosis yg dianjurkan meliputi:
1. halusinasi dissociative
2. gembira (excited) atau kebalikannya
3. berkeringat banyak
4. nafas jadi pendek
5. berada dalam kondisi antara tidur dan sadar
6. mual dan muntah2
7. pendengaran yg menjadi seperti berombak2
8. tekanan darah yg menjadi tinggi
9. jantung yg berdebar2
10. amnesia
11. tidak bisa mengenal kata2 dan objek yg terlihat
12. paranoid dan merasakan seperti akan mati
13. koma bahkan kematian
DXM (juga PCP dan Ketamine) merupakan jenis bahan pengganti/pemalsu/pencampur yg sering ditambahkan ke dalam pil ecstasy yg beredar di pasaran karena bahan ini jauh lebih mudah didapat dan harganya yg lebih murah ketimbang bahan asli dari ecstasy yaitu MDMA (MethyleneDioxyMethAmphetamine).
Pada kenyataannya tahap overdosis yg dihasilkan dari pemakaian DXM jauh lebih cepat dibanding MDMA sendiri. Overdosis DXM dapat mengakibatkan kematian oleh karena terhentinya otak mengirim sinyal ke paru2 agar tetap bernafas.
DXM juga menyebabkan ketagihan secara psikologi dan toleransi terhadap dosis pemakaian dari waktu ke waktu.

Cocaine & Crack Cocaine

Cocaine adalah salah satu senyawa yang terdapat dalam daun tumbuhan coca yg tumbuh di dataran benua Amerika. Proses pemurnian senyawa tersebut menghasilkan bubuk cocaine hydrochloride murni yg mudah larut ke dalam air.Pemakaian cocaine hydrochloride menyebabkan terhalangnya penyerapan kembali hormon dopamine, serotonin, dan noradrenaline yg sudah dilepaskan di dalam otak oleh sel2 sinapsis sehingga kadar dari hormon2 tersebut di dalam otak akan meningkat secara drastis. Peningkatan dari hormon2 tersebut menyebabkan perasaan “high”, hilangnya rasa sakit, lapar, dan letih/ngantuk, menambah konsentrasi, rasa percaya diri, dan perasaan euphoria/senang.Oleh karena bubuk cocaine hydrochloride mudah larut ke dalam air maka pemakaian dari bubuk cocaine pada umumnya meliputi:
1. disedot menggunakan hidung
2. dimakan
3. digosokan di sekitar gusi mulut
4. disuntikPemakaian cocaine dapat dipastikan mengakibatkan toleransi dan kecanduan, karena pada saat efek dari cocaine itu “drop” si pemakaian akan merasakan tidak nyaman dan depresi sehingga memaksa ia berusaha untuk memakainya kembali.Pemakaian jangka panjang dapat mengakibatkan:
1. tidak menentunya denyut jantung
2. halusinasi
3. paranoid
4. tekanan darah tinggiKombinasi antara cocaine, rokok dan alkohol akan menambah rasa euphoria pada si pecandu, tidak heran mereka akan terus menerus menghisap rokok dan minum minuman beralkohol tinggi pada saat mereka menggunakan cocaine sehingga dengan demikian para pecandu cocaine akan sangat beresiko terkena serangan jantung, stroke, gagal ginjal, bahkan kematian.Sedangkan crack adalah cocaine hydrochloride yg telah diproses menggunakan baking soda sehingga menghasilkan freebase amine/bentuk dasar amina cocaine yg tidak dapat larut dalam air sehingga pemakaiannya hanya cocok dengan cara dihisap seperti rokok.Efek psikologis dari crack jauh lebih kuat ketimbang cocaine hydrochloride akan tetapi sering membuat jiwa si pemakai merasakan ganjil & aneh sehingga sering membuatnya berubah menjadi brutal. Tingkat kecanduan dari crack jauh melebihi cocaine hydrochloride bahkan crack merupakan salah satu dari jenis narkoba yg paling membuat kecanduan dan toleransi pada pemakainya. Mereka yg memakainya akan selalu berusaha untuk mencapai “high” & euphoria seperti sebelumnya sehingga akan terus menambah dosisnya dari hari ke hari sampai pada akhirnya mengakibatkan kematian yg disebabkan oleh overdosis. Walaupun demikian sebenarnya kadar senyawa cocaine dari daun tumbuhan coca itu sendiri sangat kecil persentasenya (sekitar 0.2%) sehingga untuk menghasilkan 1gram bubuk cocaine hydrochloride murni dibutuhkan 500gram daun coca.
Daun coca sendiri sudah lama dimanfaatkan oleh suku Indian Andes sebagai tanaman obat yg dapat menyembuhkan penyakit kekurangan oksigen yg diakibatkan oleh tipisnya oksigen di dataran tinggi dan menyembuhkan penyakit pada pencernaan dengan cara diseduh lalu diminum seperti teh atau dikunyah. Mereka juga mengunyah daun coca sebagai obat alami anesthesia (peredam rasa sakit) ketika mereka terluka oleh panah pada saat berperang.
Pemakaian daun coca dengan cara diseduh maupun dikunyah tidak dapat menimbulkan perasaan “high” pada si pemakai dan juga tidak pernah terbukti mengakibatkan kecanduan. Bahkan pada tahun 1980 telah ditemukan oleh ilmuwan bahwa daun coca bisa dipakai sebagai obat untuk menyembuhkan kecanduan dari para pecandu crack dan cocain.

Caffeine


Caffeine adalah senyawa yg terkandung di dalam biji kopi, biji guarana, dan daun teh (theine). Zat ini merupakan tipe zat stimulant serta berpengaruh menambah sedikit produksi urine pada ginjal.Efek dari mengkonsumsi caffeine adalah menyingkirkan sementara rasa kantuk dan letih serta meningkatkan konsentrasi.Pemakaian caffein dalam quantitas atau qualitas besar dapat mengakibatkan kecanduan dan toleransi. Ciri2 dari kecanduan caffeine adalah perasaan mudah tersinggung, sukar untuk konsentrasi, dan munculnya rasa sakit di bagian belakang kepala bahkan terkadang bisa mengakibatkan muntah2. Gejala2 ini akan muncul setelah kurang lebih 1 hari tidak mengkonsumsi caffeine sama sekali. Efek kecanduan ini akan berlangsung antara 5 hari sampai dengan 1 minggu dengan masa puncaknya 2-3 hari setelah berhenti mengkonsumsi caffeine sama sekali.Pengkonsumsian caffeine secara berlebih juga merupakan salah satu faktor penyebab osteoporosis pada tulang dan kerusakan pada gigi.

Amphetamine / speed


Amphetamine merupakan salah satu jenis dari senyawa phenethylamine dan adalah satu jenis obat sintetik terlarang yg dapat mengakibatkan meningkatnya kadar hormon norepinephrine/noradrenaline, serotonin, dan dopamine di dalam otak seseorang. Amphetamine sangat memiliki relasi yg erat dengan ephedrine yaitu senyawa yg terdapat pada tumbuhan Ephedra sinica (Ma huang)Efek yang ditimbulkan oleh amphetamine adalah meningkatnya konsentrasi pikiran & semangat untuk bekerja, hilangnya rasa kantuk, cenderung banyak berbicara, meningkatnya rasa percaya diri, mulut menjadi kering, meningkatnya keringat, detak jantung yang cepat, sukar berbicara dengan jelas, dan berkurangnya nafsu makan.Amphetamine dapat mengakibatkan ketagihan pada seseorang yang mengkonsumsi secara berturut-turut atau menyalahgunakan pemakaiannya. Bahkan dapat menyebabkan meningkatnya toleransi sehingga dosis yg dibutuhkan akan selalu meningkat untuk mencapai efek yg sama dari sebelumnya.Ciri-ciri dari ketagihan atas obat ini adalah:
1. stress berlebihan
2. depresi
3. badan menjadi sangat letih
4. tidur yang berlebihan
5. gemetaran pada otot
6. meningkatnya nafsu makan
7. keinginan untuk bunuh diriPenyalahgunaan dari obat ini memperbesar resiko serangan jantung pada anak muda maupun orang dewasa. Pemakaian jangka panjang dari obat ini merusak fungsi otak, yaitu menurunnya fungsi pemancaran (transmitter) hormon dopamine dan serotonin pada otak sehingga fungsi dari keseimbangan kimia tubuh akan menjadi kacau.

Alcohol / alkohol


Alkohol adalah sebutan umum dari senyawa kimia ethanol. Alkohol dihasilkan melalui proses fermentasi unaerobik dari zat gula atau zat tepung oleh ragi (yeast). Proses ini sudah terjadi dengan sendirinya di dalam alam oleh karena itu alkohol sudah diproduksi dan dikonsumsi oleh manusia sejak jaman purba.Dalam jumlah yg sedang, sekitar segelas anggur merah yang diminum setiap malam hari oleh seseorang yg memiliki tubuh yang tidak bermasalah, alkohol merupakan zat yg sangat baik untuk kesehatan tubuh yaitu bisa meningkatkan mutu tidur, mencegah munculnya batu empedu dan ginjal, mencegah diabetes, bahkan bisa mencegah penyakit jantung koroner serta darah tinggi.Akan tetapi jika digunakan secara berlebihan sebaliknya alkohol akan mengakibatkan kerusakan pada jantung, pancreas, dan liver yaitu lever yg mengeras, terlebih bagi mereka yg telah mengindap penyakit Hepatitis C, B, bahkan bagi mereka yg hanya pernah menderita Hepatitis A sekalipun.Pemakaian alkohol sesuai BAC (Blood Alcohol Content) atau batas kadar alkohol dalam darah melebihi 0.05% dapat mengakibatkan berkurangnya depresi & konsentrasi, pikiran menjadi lebih relax, menambah sedikit rasa percaya diri, menjadi banyak berbicara/mudah untuk berterus terang, kurang berhati-hati dalam mengambil keputusan (!), berkurangnya fungsi keseimbangan tubuh.Sedangkan pemakaian dalam batas kadar darah melebihin 0.1% akan mengakibatkan terganggunya fungsi motorik, hilangnya keseimbangan, emosi yg bergejolak (mudah menjadi sedih atau marah), tindakan brutal, susah untuk berkata-kata, hilangnya daya tangkap otak, muntah-muntah, bahkan bisa menjadi tidak sadar diri. Jika kadarnya melebihi 0.3% bisa mengakibatkan kematian.Pemakaian alkohol pada saat mengendarai kendaraan atau mesin yg berbahaya sering mengakibatkan kecelakaan yang fatal maupun kematian karena susahnya untuk berkonsentrasi dan mengambil keputusan dengan cepat.(!)Oleh karena efek2 yg ditimbulkan tersebut, alkohol banyak dipakai oleh para lelaki sebagai minuman untuk memaksakan hubungan intim dengan kekasih maupun teman kencannya sehingga si korban secara tidak sadar akan menyetujuinya.Alkohol juga dapat mengakibatkan toleransi dan ketergantungan jika dikonsumsi secara berlebihan dan rutin karena akan mengakibatkan terganggunya fungsi GABAergic dalam otak.Kecanduan alkohol sangat berbahaya jika tidak ditangani dengan segera oleh ahlinya, bahkan lebih berisiko menyebabkan kematian dibanding narkotika seperti heroin, putaw, atau cocaine. Resiko yg disebabkan oleh kecanduan alkohol adalah serangan ayan yg mematikan dan gagal jantung. Biasanya seorang remaja sebelum dia sampai ke jenjang pemakaian narkoba akan dimulai terlebih dahulu dari rokok dan alkohol. Walaupun hukum di Indonesia dengan jelas melarang seseorang yg belum berusia 18 tahun untuk membeli rokok dan alkohol akan tetapi dalam penerapannya tidaklah demikian.

Jenis Dan Bahaya Narkoba

Methamphetamine / crystal-meth / shabu


Shabu merupakan senyawa sintetik turunan dari amphetamine dan juga turunan dari ephedrine. Shabu menyebabkan peningkatan secara drastis hormon dopamine, serotonin, dan noradrenaline dalam otak dan saraf. Senyawa methamphetamine sendiri sebenarnya sudah lama digunakan oleh para dokter untuk mengobati pasien berpenyakit narcolepsy/kelainan tidur dan attention deficit hyperactive disorder.
Tetapi belakangan ini penyalahgunaan shabu telah meningkat secara drastis, salah satu contohnya banyak pemakai cocaine yg beralih ke shabu oleh karena harganya yg lebih murah (karena 100% sintetik dan bisa diproduksi oleh orang2 awam sekalipun di dalam perumahan), efek “on” yg jauh lebih lama (sekitar 9-15 jam dibanding cocaine yg hanya sekitar 15-20 menit) dan jauh lebih mudah didapatnya di pasar gelap ketimbang cocaine.Shabu dipakai dengan cara dibakar diatas kertas timah lalu dihisap asapnya menggunakan bong supaya asapnya disaring air terlebih dahulu, ditumbuk lalu disedot langsung menggunakan hidung, dimakan langsung, atau dilarutkan ke dalam air lalu disuntik.
Efek dari shabu antara lain :
1. hilangnya rasa sakit penyakit dan keinginan untuk tidur
2. energi yg meningkat secara drastis
3. meningkatnya rasa percaya diri serta konsentrasi
4. euphoria/senang
5. hilangnya rasa lapar (walaupun tidak semua orang merasakan demikian)
6. menjadi lebih sensitif terhadap suara, cahaya, dan sentuhan.
7. lebih aktif untuk berkomunikasi
8. perasaan bulu kuduk/belakang leher yg merinding
9. paranoid dan serangan panik
Shabu menyebabkan kecanduan baik secara fisik maupun secara psikologis. Ciri2 kecanduan shabu setelah efek dari shabu tersebut drop antara lain :
1. rasa menagih yg dalam untuk memakainya kembali
2. depresi berat dan hilangnya rasa percara diri
3. perasaan khawatir yg sering datang tiba2
4. sering mengalami mimpi2 buruk bahkan insomnia walaupun sangat mengantuk
5. gigi yg selalu gemetaran dan bergesekan terus menerus
6. badan yg rasanya sakit-sakitan (sebenarnya ini diakibatkan oleh faktor kekurangan tidur atau peradangan tenggorokan atau hidung jika digunakan dengan cara dihisap asapnya atau disedot langsung menggunakan hidung)

Pemakaian jangka panjang dari shabu mengakibatkan :
1. kerusakan pada fungsi hormon dopamine, serotonin, dan noradrenaline sehingga juga ikut mengacaukan fungsi keseimbangan hormon lainnya di otak (hypothalamus)
2. kerusakan paru2 (terutama bagi yg menghisap asap atau langsung), ginjal, dan liver
3. penurunan daya tahan tubuh terhadap penyakit
4. kerusakan di seluruh sistem saraf otot dan kulit yg menyebabkan gemetaran pada otot terutama di bagian gigi, tangan dan kaki serta munculnya banyak kedutan2 di seluruh tubuh
5. perasaan terdapatnya banyak “kutu-kutu” yg merayap di kulit sehingga sering membuat si pecandu menggaruk kulitnya terus menerus sampai terluka dimana2
6. menjadi lebih beresiko terserang stroke dan penyakit jantung
7. meth mouth yaitu kerusakan berat pada gigi yg menyebabkan kehancuran dan pembusukan gigi oleh karena kondisi mulut yg terus menerus kering dan terjadinya gesekan2 secara terus menerus pada gigi
Gusi Rusak akibat Narkoba
Shabu merupakan jenis narkoba pembunuh no-2 di Indonesia dibawah putaw, tanpa membunuhpun zat ini akan meninggalkan cacat selama puluhan tahun kepada mantan2 pencandu beratnya yg sudah berhenti memakainya.

Marijuana / ganja / gele


Ganja adalah tanaman sejenis cannabis sativa yg mengandung senyawa tetrahydrocannabinol terutama pada trikoma, bunga, pucuk muda, dan daun2nya.Pemakaian ganja sebagian besar dengan cara dibakar lalu dihisap asapnya atau dengan cara dicampur dengan rokok, walaupun ada juga yg diseduh seperti teh dan diminum. Masyarakat Aceh, Medan, dan Padang terkenal menggunakan sedikit ganja untuk bumbu tambahan pada masakan khas mereka.Walaupun penyalahgunaan ganja tidak menyebabkan ketagihan secara signifikan akan tetapi ganja merupakan pintu gerbang menuju pemakaian narkoba lain yg jauh lebih berbahaya.Efek2 yg ditimbulkan dari ganja antara lain:
1. pikiran yg menjadi lamban
2. mudah untuk tertawa terbahak2
3. penglihatan yg fokus dan pendengaran yg terngiang2
4. susah untuk konsentrasi
5. mata yg berwarna merah
6. nafsu makan yg berlebihanEfek pemakaian jangka panjang dari ganja menyebabkan banyak kehilangannya memori jangka panjang atau kerusakan pada otak di bagian hippocampus dan juga melemahnya daya tangkap otak untuk belajar.Kesaksian pemusic George Michael tentang ganja:http://www.contactmusic.com/news.nsf/article/michael%20blames%20marijuana%20for%20ruining%20his%20memory_1023397Walaupun demikian serat yg dihasilkan dari tumbuhan ganja ini yg disebut dengan hemp, merupakan bahan baku yg sangat berguna dan sangat bersahabat dengan lingkungan serta kelak akan menggantikan bahan baku petrolium. Penggunaan hemp sebagai bahan baku meliputi produksi keperluan barang sehari2 seperti kertas, tekstil, bio-plastik, bahan bakar, tali tambang, dan berbagai makanan bergizi tinggi. Proses pembuatan kertas dari bahan baku hemp juga jauh lebih bersahabat dengan lingkungan ketimbang yg dibuat dari tumbuhan2 lain (contoh: kayu pinus) karena tidak diperlukannnya pemutih (bleaching) dan bahan2 beracun lainnya seperti halnya pada proses pembuatan kertas yg dihasilkan dari kayu pinus.

LSD (Lysergic Acid Diethylamide) / acid



LSD adalah senyawa semi sintetik yg di proses dari senyawa d-lysergic acir yg dihasilkan oleh sejenis jamur yg tumbuh pada tanaman gandum hitam (rye). LSD merupakan zat yg bersifat halusinogen akan tapi tidak bersifat dissociative. Selain bersifat halusinogen LSD juga mempengaruhi fungsi hormon dopamine dalam otak.Kekuatan halusinasi senyawa LSD kurang lebih 100x lebih kuat dari senyawa psilocybin yaitu zat yg terdapat dalam jamur psilocybin (magic mushroom) dan sekitar 3000x lebih kuat ketimbang senyawa mescaline yg terdapat pada tumbuhan cactus peyote.Efek dari tripping LSD bisa mencapai 6-8 jam, ditambah dengan 2-6 jam offset (penurunan), efek2nya meliputi:
1. meningkatnya energi dan tidak bisa tidur
2. halusinasi penglihatan seperti tembok yg bernafas, motif gambar yg bergerak dan meninggalkan jejak, perubahan bentuk benda menjadi bentuk yg lain (morphing)
3. halusinasi pendengaran sehingga music terkesan bergema dan memiliki efek chorus tambahan
4. emosi yg labil dan sangat tergantung oleh mood pada saat itu sehingga bisa menyebabkan senang, sedih, marah, takut, jengkel, atau depresi – bad trip.
5. perubahan persepsi tentang waktu
6. banyak berkeringat
7. susah konsentrasi
8. gigi geraham yg rasanya terikat
9. paranoid dan sering tiba2 teringat akan masa2 laluWalaupun tidak terbukti bisa menyebabkan kecanduan secara fisik, oleh karena sifatnya yg mempengaruhi kerja hormon dopamine di dalam otak yg berfungsi sebagai hormon reward system (yg mendorong munculnya perasaan puas dan nikmat akan sesuatu hal yg didapat/dikonsumsi/dicapai) sehingga LSD dapat menyebabkan kecanduan secara psikologis kecuali jika si pemakai telah mengalami bad trip terlebih dahulu.

Ketamine / special-K / happy-K


Ketamine adalah senyawa sintetik sejenis dengan PCP (Phencyclidine) yg dipakai sebagai obat anesthetic pada veterinary (dokter hewan) juga pada manusia. Sebelum ditemukan ketamine PCP-lah yg digunakan oleh dokter sebagai obat anesthetic. Setelah ketamine ditemukan pada pertengahan tahun 1960-an, ketamine lebih di favoritkan menggantikan PCP oleh karena efek redanya yg jauh lebih cepat ketimbang PCP.
Akan tetapi jika dipakai melebihi dosis yg dianjurkan, ketamine merupakan zat yg bersifat halusinogen dan sangat dissociative, bahkan delirium (tidak bisa sama sekali membedakan mana yg nyata dan mana yg tidak) sehingga bagi mereka yg sudah merasakan efek yg diakibatkan oleh ketamine ini menjulukinya sebagai efek tersedotnya jiwa ke dalam “K-hole”.
Ciri2 lain selain halusinasi dan dissociative/delirium antara lain:
1. euphoria (perasaan senang)
2. perasaan yg damai
3. energi yg bertambah
4. amnesia
5. kehilangan persepsi tentang waktu
6. merasakan jiwa yg terpisah keluar/terangkat dari tubuh
7. kehilangan kontrol gerakan otot sama sekali
8. paranoid dan serangan panik
9. merasakan NDE (Near Death Experience)
10. koma bahkan kematian yg disebabkan oleh gagal jantung atau pernafasan
Pemakaian ketamine meliputi dengan cara dihisap melalui hidung, dimakan, atau disuntik. Walaupun ketamine belum terbukti mengakibatkan kecanduan secara fisik tetapi dapat dipastikan mengakibatkan kecanduan secara psikologis serta toleransi terhadap dosis yg dipakai.
Jika dipakai dalam jangka panjang ketamine dapat mengakibatkan kerusakan pada jaringan otak (olney lession).
Selain DXM dan PCP, ketamine juga merupakan salah satu bahan pemalsu/pencampur/pengganti yg sering ditambahkan ke dalam pil2 ecstasy.
Oleh karena rasanya yg tawar, tidak merubah warna, dan hanya sedikit berbau metalik jika dicampurkan kedalam makanan atau minuman sehingga ketamine juga merupakan salah satu obat yg sering dipakai para lelaki untuk memperkosa teman kencan wanitanya (date rape drug).

Narkoba berujung kematian Lebih Cepat

Narkoba berujung kematian hati,fisik,mental dan rohani

Narkotika dan zat adiktif  lainnya seperti shabu-shabu dan inex, semuanya mempunyai konsekuensi yang mengarah pada kematian langsung maupun tidak langsung. Narkoba apapun jenisnya, umumnya memiliki kesamaan yaitu merangsang sekresi/pengeluaran hormon yang menimbulkan  perasaan bahagia yang semu. Hormon bahagia (dopamine, serotonin, endorfin dll) secara umum terlepas secara alamiah sesuai dengan situasi yang dipersepsikan. Dalam pemakaian narkoba, hormon tersebut dipaksa keluar melalui persenyawaan kimiawi atau neurotransmitter.

Rasa senang dan bahagia inilah yang menyebabkan kecanduan (adiksi) terhadap narkoba. Pemakainya menjadi tergantung dengan sistem believe (keyakinan) bahwa “saya merasa senang ketika meminum narkoba X”. Pemakaian berulang akan melemahkan syaraf-syaraf otak. Terdapat perbedaan yang mencolok volume dopamin dalam otak pecandu shabu dengan yang bukan pecandu.Volume dopamin pada kawasan otak para pecandu speed atau shabu-shabu, ternyata 24 persen lebih rendah dibanding pada otak bukan pecandu. Dampaknya amat jelas terlihat, dari mundurnya kemampuan memory, kemampuan pengendalian gerak motorik, serta kemampuan berbicara para pecandu shabu . Juga penelitian menggunakan PET menunjukan tingginya metabolisme glukosa di otak pecandu shabu. Hal itu menunjukan, terjadinya peradangan pada bagian otak pecandu meth-amphetamine atau shabu.


Pelemahan ini terjadi karena neuron otak yang biasa berfungsi secara normal ‘dipaksa’ bekerja ekstra ketika mengonsumsi narkoba.  Otak adalah pusat susunan syaraf, yang termasuk pusat untuk mempersepsi, pengambilan keputusan, dan motorik. Syaraf-syaraf yang telah terlemahkan oleh konsumsi narkoba akan mengalami keterlambatan respon hingga kegagalan merespon sesuai kondisi dan situasi lingkungan. Pemakai dan pecandu narkoba bagaikan mengalungkan tali gantungan secara perlahan ke lehernya sendiri. Namun, tak jarang mereka pun ikut menyeret orang-orang disekelilingnya.

Pada pemakai,   gejala fisik  yang tampak adalah antara lain : dilatasi  pupil (pelebaran pupil), hilangnya keseimbangan (metode untuk mengetahuinya dengan cara :" diminta berjalan lurus"), muka kemerahan, hambatan memori (mengeja nama, mengurutkan abjad), atau bicara cadel. Gejala psikologis tampak seperti hilangnya rasa bersalah, inapropriate emotion, mudah tersinggung, merasa benar, merasa paling hebat, atau keberanian yang meluap-luap. Gejala psikologis dapat menetap dalam jangka waktu terntentu sebagi efek samping dari pemakaian.
Gejala psikologis inilah yang semakin membahayakan pemakai narkoba selain berpotensi membunuh dirinya, juga berpotensi mencelakai orang-orang disekitarnya.